Semua Kategori

Ilmu Populer Industri

Beranda >  Berita&Blog >  Ilmu Populer Industri

Kopling dan Pemasangan Poros: Masalah Umum, Solusi Sederhana

Feb 24, 2026

Perhatikan bahwa kopling Anda tidak duduk dengan benar pada poros reduktor apakah kopling Anda tidak duduk dengan benar pada poros reduktor? Kemungkinan besar, Anda mengalami getaran, suara aneh, atau komponen aus jauh lebih cepat dari seharusnya. Tidak perlu mempersulit hal ini—berikut adalah masalah umum yang biasanya terjadi, serta cara memperbaikinya dengan mudah.

Masalah Umum yang Mungkin Anda Alami

• Jarak celah terlalu besar : Lubang kopling lebih besar daripada poros, sehingga menjadi longgar saat beroperasi. Menyebabkan goyangan, suara ketukan, serta keausan lebih cepat pada poros maupun kopling.

• Terlalu kencang : Lubang kopling terlalu kecil untuk poros. Memaksakan pemasangan dapat membengkokkan poros atau meretakkan kopling—poros sulit diputar, beroperasi dalam kondisi panas berlebih, dan bantalan cepat rusak.

• Baut mengendur tidak mengencangkan baut/sekrup pengikat dengan benar (atau dalam urutan acak) menyebabkan getaran yang membuatnya longgar. Akibatnya terjadi selip atau goyangan terus-menerus.

• Kunci tidak pas ketidaksesuaian antara kunci dan alur pasak menimbulkan masalah. Terlalu longgar = ketukan; alur pasak buruk = keausan cepat/selip kunci serta transfer daya tidak stabil.

• Poros penyok saat pemasangan menggunakan alat keras untuk memukul kopling ke poros menyebabkan poros bengkok/retak. Mengakibatkan goyangan dan kesulitan dalam penyetelan kesejajaran (sangat umum—jangan khawatir, kita semua pernah melakukannya). 图片 3(f998aab875).png

Cara Memperbaiki Masalah-Masalah Ini

• Jarak terlalu besar ukur diameter poros dan lubang kopling, lalu gunakan kopling yang ukurannya tepat. Selubung (sleeve) dapat digunakan sebagai solusi sementara untuk keausan poros ringan, tetapi penggantian komponen merupakan perbaikan sebenarnya (menghindari masalah di kemudian hari).

• Terlalu ketat berhenti memaksanya! Periksa kembali pengukuran dan pastikan menggunakan kopling berukuran tepat. Jangan pernah menggerinda poros—hal ini melemahkan poros dan menimbulkan masalah lebih besar.

• Baut longgar : Matikan daya terlebih dahulu (jelas sekali). Kencangkan semua baut/sekrup dengan pola silang menggunakan kunci momen. Periksa secara berkala untuk menghindari masalah serupa di kemudian hari.

•Pasangan kunci yang buruk : Gunakan kunci yang benar-benar sesuai dengan alur kunci—tidak ada jalan pintas. Jika alur kunci rusak, hubungi tenaga profesional (Anda justru akan memperparah kerusakan jika mencoba memperbaikinya sendiri).

•Poros yang penyok : Bekas goresan kecil dapat dihilangkan dengan poles, tetapi poros yang bengkok atau retak harus diganti (tidak ada pilihan lain). Lain kali, gunakan batang tembaga lunak pada kopling—jangan memukul poros secara langsung!

Beberapa Hal yang Perlu Diingat

•Selalu matikan daya sebelum bekerja—lebih baik aman daripada menyesal (saya seharusnya tidak perlu mengingatkan hal ini, tetapi saya tetap akan melakukannya).

•Cocokkan komponen berdasarkan nomor kode, bukan hanya dengan penglihatan Anda. Menebak tidak pernah berhasil dalam pemasangan poros dan kopling.

•Setelah pemasangan, putar poros secara manual. Poros harus berputar lancar—tanpa goyangan, tanpa titik macet. Perbaiki semua masalah sebelum mesin dihidupkan (jauh lebih mudah daripada menghadapi kegagalan di tengah operasi).