Semua Kategori

Ilmu Populer Industri

Beranda >  Berita >  Ilmu Populer Industri

Interpretasi parameter papan nama motor

Jan 04, 2026

Halo semuanya, saya Bella kembali~! Cuitan peringatan 30 tahun ZHEJIANG WUMA DRIVE CO.,LTD.! Kali ini, saya akan membawakan interpretasi tentang papan nama motor.

Seperti yang kita ketahui, gearbox paling sering dihubungkan dengan motor, sehingga untuk memadukan kombinasi ini secara tepat, Anda perlu mengetahui informasi parameter yang diperlukan.

Papan nama motor merupakan cara paling langsung untuk mengetahui informasi parameter tersebut, mencakup informasi penting seperti kinerja motor, spesifikasi, pemasangan, dan kondisi operasional. Berikut penjelasan rinci mengenai parameter papan nama motor yang umum:

图片1.png

1. Nomor Model

Formatnya biasanya "Seri + Ukuran Rangka + Kutub Motor + Kode Karakteristik Lainnya". Sebagai contoh, pada "Y112M-4", "Y" berarti motor asinkron tiga fasa standar, "112" berarti tinggi pusat rangka (satuan: mm), "M" berarti ukuran rangka sedang, dan "4" berarti jumlah kutub.

2. Daya Terukur

Daya mekanis yang dihasilkan pada poros motor dalam kondisi operasi terukur, diukur dalam kilowatt (kW) atau tenaga kuda (HP). Contohnya, "10kW" atau "3HP".

3. Tegangan Terukur

Tegangan saluran yang dibutuhkan oleh belitan stator motor agar beroperasi pada kecepatan terukur.
Nilai umum adalah 220/380V dan 380/660V. Pastikan tegangan catu daya sesuai dengan nama papan, jika tidak, kinerja motor dapat terganggu atau mengalami kerusakan.

4. Arus nominal

Arus saluran dari belitan stator motor dalam kondisi tegangan terukur, daya terukur, dan beban terukur, diukur dalam ampere (A). Digunakan untuk memilih spesifikasi peralatan seperti kabel listrik, sakelar, sekering, dan relai termal.

5. Frekuensi Terukur

Frekuensi suplai daya AC yang terhubung ke motor. Standar Tiongkok adalah 50Hz, namun beberapa motor yang diekspor mungkin ditandai 60Hz (untuk digunakan dengan jaringan listrik di Eropa dan Amerika).

6. Kecepatan Terukur

Kecepatan terukur motor pada tegangan terukur, frekuensi terukur, dan beban terukur, dinyatakan dalam putaran per menit (r/min). Jumlah kutub berhubungan dengan kecepatan; misalnya, motor 2 kutub sekitar 3000 r/min, dan motor 4 kutub (yang paling umum digunakan, termasuk dengan gearbox) sekitar 1500 r/min.

7. Tingkat Isolasi

Menunjukkan kelas tahan panas bahan isolasi belitan motor. Kelas umum meliputi B (130℃), F (155℃), dan H (180℃). Semakin tinggi kelas isolasi, semakin kuat ketahanan motor terhadap suhu tinggi. Motor standar biasanya memiliki tingkat isolasi F.

8. Tingkat Proteksi (tingkat IP)

Formatnya adalah "IPXX". Digit pertama menunjukkan kelas tahan debu (0-6), dan digit kedua menunjukkan kelas tahan air (0-8). Sebagai contoh, IP54 menunjukkan perlindungan terhadap benda asing padat berdiameter lebih dari 1mm serta kemampuan untuk menahan percikan air dari segala arah. Namun, motor tiga fasa standar WUMA biasanya memiliki tingkat proteksi IP55.

9. Sistem Kerja

Ini mengacu pada waktu dan mode operasi kontinu yang diizinkan untuk motor, dikategorikan sebagai duty kontinu (S1), duty jangka pendek (S2), duty intermiten (S3), dan sebagainya. Siklus duty yang berbeda menghasilkan kapasitas disipasi panas dan beban yang berbeda.

10. Metode Pengkabelan

Ini menunjukkan metode koneksi belitan stator, seperti koneksi bintang (Y) atau segitiga (△). Metode pengkabelan memengaruhi arus start, tegangan operasi, dan daya motor, serta harus sesuai dengan tanda yang tertera pada papan nama.

图片2.png
11. Faktor Daya

Ini adalah rasio antara daya aktif terhadap daya semu pada daya terukur, yang mencerminkan efisiensi pemanfaatan energi listrik. Faktor daya yang lebih tinggi menghasilkan kehilangan jaringan yang lebih rendah, biasanya berkisar antara 0,75 hingga 0,95.

12. Efisiensi

Ini adalah efisiensi motor dalam mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, biasanya dinyatakan dalam persentase (misalnya, 90%). Efisiensi yang lebih tinggi berarti motor lebih hemat energi, sehingga menghemat biaya listrik dalam jangka panjang. 13. Jenis Pemasangan

Menunjukkan metode pemasangan motor, seperti horizontal (V), vertikal (B), atau pemasangan flange, yang harus sesuai dengan dasar peralatan.

14. Berat

Berat bersih motor, dalam kilogram (kg) atau ton (t), digunakan sebagai referensi saat transportasi, pemasangan, dan pemilihan peralatan pengangkat.

15. Produsen dan Tanggal Produksi

Menunjukkan nama produsen motor, tanggal produksi, dan nomor seri, yang digunakan untuk melacak kualitas produk, memeriksa layanan purna jual, serta menilai penuaan isolasi.

Parameter di atas merupakan informasi utama pada papan nama motor. Saat menggunakan motor, periksa dengan cermat parameter pada papan nama untuk memastikan bahwa motor sesuai dengan sumber daya listrik, beban, dan kondisi pemasangan guna menjamin operasi yang aman dan stabil.

Sekarang Anda tahu cara memeriksa informasi motor, bukan? Coba sendiri!
Jika Anda membutuhkan gearmotor atau memiliki pertanyaan mengenai pemilihan dan penyesuaian, jangan ragu untuk menghubungi kami:
T/F: +86-577-88134158
Email: [email protected] (Bella)
Web: www.wumareducer.com