1. Inspeksi Ocular
Sebelum melakukan inspeksi apa pun, kita perlu melakukan inspeksi visual eksternal terhadap peredam, yang dapat membantu kita dengan cepat mengidentifikasi masalah pada peredam tersebut.
(1)Periksa apakah terdapat penyok atau retakan pada permukaan gearbox.
(2)Periksa apakah terdapat kebocoran oli, seperti di sekitar seal oli, gasket, dan sumbat oli.
(3)Periksa apakah kipas mengalami kerusakan.
(4)Periksa apakah papan nama tidak jelas
2. Uji Coba Berjalan
Setelah inspeksi visual, peredam perlu dijalankan pada kecepatan normal selama beberapa waktu.
(1)Perhatikan dengan seksama suara bising dan identifikasi kemungkinan masalah berdasarkan jenis suara tersebut
(2)Gunakan alat pengukur getaran untuk menguji tingkat getaran. Jika tingkat getaran terlalu tinggi, hentikan operasi segera
(3)Gunakan termometer untuk memeriksa suhu operasi peredam. Jika kenaikan suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, hentikan operasi segera untuk memeriksa masalah
(4)Periksa kondisi rotasi poros input dan poros output
3. Uji Pelumasan
Pelumasan yang tepat dapat membantu peredam mengatasi sebagian besar masalah
(1)Posisi oli harus berada di antara tanda terendah dan tertinggi pada kaca pengintai level oli
(2)Periksa warna dan kejernihan oli. Jika oli relatif keruh, menunjukkan bahwa terdapat banyak partikel logam di dalam oli dan keausan internal peredam cukup parah
(3)Lakukan pengambilan sampel oli secara berkala untuk analisis
4. Pemeriksaan Konstruksi Internal
Jadwalkan pemeriksaan struktur internal berdasarkan waktu operasi peredam dan hasil analisis sampel oli.
(1)Lepaskan penutup inspeksi untuk memeriksa adanya bau tidak normal dan amati apakah terdapat kontaminan yang terlihat
(2)Periksa apakah roda gigi memiliki tanda-tanda abnormal seperti korosi atau goresan
(3)Ukur kebebasan roda gigi. Jika kebebasannya terlalu besar, menunjukkan bahwa roda gigi tersebut rusak
(4)Periksa apakah poros sejajar. Penyimpangan berlebihan dapat menyebabkan bantalan gagal
5. Pemeriksaan Bantalan
Kondisi bantalan menentukan apakah peredam dapat digunakan secara normal.
(1)Periksa suhu selama operasi bantalan
(2)Periksa apakah bantalan aus atau rusak.
(3)Periksa kebebasan bantalan. Kebebasan yang besar menunjukkan bahwa bantalan telah aus
6. Pengujian Pengencang
Beberapa masalah pada peredam juga terkait dengan pengencang yang longgar.
(1)Periksa secara berkala apakah semua baut longgar
(2)Periksa apakah baut pemasangan sesuai dengan nilai yang ditentukan
(3)Periksa apakah baut jangkar mengalami keropos atau longgar
(4)Periksa apakah terdapat tanda-tanda longgar pada baut di permukaan pemasangan
Berita Terkini2026-01-05
2026-01-04
2026-01-04
2026-01-04
2026-01-04
2026-01-04